MAKASSAR — Pesta Rakyat dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di RW 005 Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sabtu malam (22/8/2026), berlangsung meriah dan menggelegar.

Panggung hiburan yang dipandu MC Dg Nojeng dan Kak Maya sukses membuat suasana semakin semarak. Antusiasme warga membuat pesta rakyat tersebut terasa begitu hidup.

Acara ini mendapat apresiasi untuk Owner Lacedda, seluruh panitia RT dan RW 005 Kelurahan Kaluku Bodoa yang telah bekerja keras menghadirkan perayaan kemerdekaan yang penuh kebersamaan.

Sejumlah unsur turut hadir, di antaranya Lurah Kaluku Bodoa, perwakilan Polsek Tallo, Babinsa sebagai perwakilan Kodim, serta LPM. Acara kemudian dibuka langsung oleh Sekcam Tallo, Dr. Bau Asseng.

Namun, di balik kemeriahan pesta rakyat tersebut, terselip satu pernyataan yang langsung mencuri perhatian.
Saat menyampaikan laporan panitia, Ketua RW 005 menyampaikan keluhan masyarakat terkait persoalan air PDAM.
“Kami di sini belum sepenuhnya merdeka, sebab air PDAM tak kunjung mengalir di wilayah kami.”

Pernyataan itu menjadi pengingat bahwa di tengah masyarakat merayakan 81 tahun kemerdekaan Indonesia, masih ada kebutuhan dasar warga yang diharapkan segera mendapatkan perhatian.
Pesta rakyat boleh meriah, panggung boleh menggelegar, tetapi suara warga juga harus didengar.
Persoalan air bukan sekadar soal aliran yang tidak mengalir. Bagi masyarakat, air merupakan kebutuhan dasar yang menyangkut kehidupan sehari-hari.
KALUKU BODOA MERAYAKAN KEMERDEKAAN, SEKALIGUS MENYAMPAIKAN ASPIRASI.
Merdeka bukan hanya bebas mengibarkan bendera dan merayakan kemerdekaan, tetapi juga ketika kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.
ViralMakassar #KalukuBodoa #Tallo #Makassar #PestaRakyat #HUTRI81 #PDAMMakassar #AirBersih #SuaraWarga #KemerdekaanRI #MakassarViral #WargaKalukuBodoa
Sumber : Hasrat
Editor : Redaksi





