Silaturahmi Ketua DPW APPI Sulsel Bersama Pengacara Muda Makassar, Bangun Sinergi Pers dan Hukum

MAKASSAR — Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai silaturahmi Ketua DPW Asosiasi Pengusaha Pers Indonesia (APPI) Sulawesi Selatan, Bung Kanda Ali, bersama sejumlah pengacara muda Makassar di Warkop Scuid Coffee, Jalan Boulevard, Makassar, Minggu (17/8/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung sederhana, namun sarat dengan obrolan dan pertukaran gagasan. Bung Kanda Ali bersama Erwin Mahmud, SH, Abd. Azis, SE., SH., CPLA, dan Herman Dg. Mangka, CPLA, berbincang mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan dunia pers, khususnya persoalan hukum yang kerap bersentuhan dengan tugas jurnalistik.

Silaturahmi ini tidak hanya menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarsesama, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling bertukar pandangan mengenai pentingnya pemahaman hukum bagi jurnalis ketika menjalankan tugas di lapangan.

Di tengah perkembangan dunia pemberitaan yang semakin dinamis, seorang jurnalis dituntut mampu bekerja cepat, berimbang dan profesional. Namun, kemampuan memahami aturan hukum serta kode etik jurnalistik juga menjadi bagian penting agar setiap produk pemberitaan tetap berada pada koridor yang bertanggung jawab.

Dalam suasana santai dan terbuka, pembicaraan kemudian berkembang pada pentingnya membangun komunikasi yang lebih dekat antara insan pers dan praktisi hukum. Hal tersebut dinilai dapat menjadi ruang positif ketika jurnalis menghadapi persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas jurnalistiknya.

Ketua DPW APPI Sulawesi Selatan Bung Kanda Ali menilai pers memiliki posisi penting di tengah masyarakat. Karena itu, peningkatan profesionalisme jurnalis perlu berjalan seiring dengan pemahaman hukum.

“Jurnalis harus memahami hukum, bukan untuk takut menjalankan tugas, tetapi agar semakin percaya diri dan profesional dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ketika ada persoalan hukum yang dihadapi jurnalis dalam menjalankan tugas, harus ada ruang untuk berdiskusi dan mencari solusi berdasarkan aturan yang berlaku,” demikian pokok pemikiran yang mengemuka dalam silaturahmi tersebut.

Dari pertemuan sederhana di warung kopi itu, muncul pula wacana untuk membangun sejumlah program bersama di bidang hukum dan jurnalistik. Di antaranya edukasi hukum, konsultasi, peningkatan kapasitas jurnalis, serta pemahaman mengenai aspek hukum yang berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.

Ajakan Bung Kanda Ali kepada para pengacara muda Makassar mendapat apresiasi dan respons positif. Para praktisi hukum tersebut menyatakan kesiapan untuk membangun komunikasi dan berkolaborasi bersama DPW APPI Sulawesi Selatan, termasuk membuka peluang bergabung sebagai bagian dari Tim Hukum DPW APPI Sulawesi Selatan.
Bagi APPI Sulsel, kehadiran unsur praktisi hukum di dalam organisasi diharapkan dapat memperkuat kapasitas dan sumber daya organisasi, sekaligus memberikan ruang edukasi hukum bagi para insan pers.

Sinergi tersebut bukan dimaksudkan untuk menciptakan jarak antara pers dan masyarakat, melainkan sebaliknya, menjadi upaya agar jurnalis semakin memahami tanggung jawab profesinya, bekerja berdasarkan kode etik, serta tetap menjalankan fungsi kontrol sosial dengan cara yang profesional dan bertanggung jawab.

Silaturahmi yang berlangsung dalam suasana sederhana dan penuh kekeluargaan itu diharapkan menjadi awal dari komunikasi yang lebih intens antara DPW APPI Sulawesi Selatan dengan kalangan pengacara muda Makassar.

Dari secangkir kopi dan obrolan ringan, lahir sebuah gagasan besar: membangun pers yang semakin profesional, memahami hukum, saling menguatkan, dan tetap hadir untuk kepentingan masyarakat.

 

Redaksi

More From Author

Keluarga Besar APPI Sulsel Berduka, Ambo Ali Aziz, SH, Sosok Tokoh Pemuda dan Organisasi Berpulang

Dari Bambu Runcing ke Pena Jurnalistik, DPW APPI Sulsel Maknai Di Moment 17 Agustus 2026 Kemerdekaan Republik Indonesia Yg Ke 81 Tahun 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *