Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam melestarikan sekaligus mengembangkan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa dan cabang olahraga berprestasi. Komitmen tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada Pelantikan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, yang digelar di Max One Hotel Makassar, Sabtu (17/1/2027).
“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Dalam sambutannya, Munafri mengapresiasi dedikasi IPSI Kota Makassar yang selama ini konsisten membina generasi muda melalui pencak silat. Menurutnya, IPSI memiliki peran strategis, tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga menjaga nilai-nilai budaya serta membentuk karakter generasi muda.
“Pemerintah Kota Makassar berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan olahraga, termasuk pencak silat, agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Munafri.
Munafri berharap kepengurusan baru IPSI Kota Makassar dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, memperkuat soliditas organisasi, serta menjadi wadah pembinaan yang inklusif bagi seluruh pencinta pencak silat. Mantan Direktur Utama PSM Makassar itu menegaskan bahwa pencak silat harus terus tumbuh dan berkembang di Kota Makassar.
Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga warisan budaya bangsa yang sarat nilai-nilai luhur. “Pencak silat ini adalah warisan budaya yang harus kita lestarikan. Harus memiliki ruang untuk tumbuh bersama dan sejajar dengan cabang bela diri lainnya,” tegasnya.
Munafri menjelaskan, setiap gerakan dan jurus dalam pencak silat mengandung makna filosofis yang mencerminkan pesan moral serta nilai budaya bangsa. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat penting dalam membangun karakter generasi muda.
“Di dalam organisasi pencak silat bukan hanya ada unsur olahraga dan prestasi, tetapi juga pesan-pesan moral. Setiap jurus memiliki arti yang tidak terlepas dari budaya bangsa,” jelas pria yang akrab disapa Appi itu.
Ia juga menyinggung reputasi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama pencak silat di tingkat internasional. Karena itu, Munafri berharap Kota Makassar dapat memberikan kontribusi nyata dalam melahirkan atlet-atlet pencak silat unggulan melalui sistem pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan.
“Kami berharap ini menjadi bagian dari sumbangsih Pemerintah Kota Makassar melalui pengurus IPSI untuk dunia bela diri, khususnya pencak silat,” katanya.
Lebih lanjut, Munafri mendorong agar pencak silat diperkenalkan sejak usia dini, termasuk masuk ke lingkungan sekolah dasar. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjadikan pencak silat sebagai bagian dari pembangunan karakter dan pembinaan generasi muda di Kota Makassar.
“Saya berharap pencak silat bisa masuk ke tingkat sekolah dasar, agar budaya dan olahraga kita ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan karakter anak-anak kita,” ujarnya.
Munafri juga berharap Makassar kembali menjadi tuan rumah kejuaraan pencak silat berskala nasional, bahkan internasional. Ia menyebut sudah cukup lama Makassar tidak menggelar kejuaraan nasional pencak silat.
“Mudah-mudahan, kalau tidak tahun ini, tahun depan kita bisa menggelar kejuaraan nasional di Makassar. Saya ingin Makassar dikenal sebagai kota ikonik penyelenggara kejuaraan pencak silat,” imbuhnya.
Di akhir sambutannya, Munafri memberikan apresiasi khusus atas terpilihnya seorang perempuan sebagai Ketua IPSI Kota Makassar. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti kepedulian dan komitmen kuat dalam memajukan pencak silat di daerah.
“Ini menunjukkan kepedulian yang luar biasa. Pemerintah Kota Makassar siap mendukung penuh agar pencak silat terus berkembang dan berjaya di Kota Makassar,” pungkasnya.
Tim Redaksi





