Wajo Peringkat Tiga Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Sulsel 2025, Tembus 7,16 Persen

WAJO – Kabupaten Wajo mencatatkan capaian membanggakan dengan menempati posisi ketiga laju pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2025. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Wajo mencapai 7,16 persen.

Capaian tersebut menempatkan Wajo di bawah Kabupaten Sidrap yang berada di posisi pertama dengan pertumbuhan 7,71 persen dan Kabupaten Luwu di posisi kedua dengan 7,43 persen. Sementara itu, posisi keempat ditempati Kabupaten Gowa dengan 7,04 persen dan Kabupaten Jeneponto di posisi kelima dengan 6,59 persen.

Bupati Wajo, Andi Rosman, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Ia menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Alhamdulillah, capaian ini adalah buah dari kolaborasi dan komunikasi yang terus kita bangun di berbagai sektor. Data BPS menunjukkan pertumbuhan ekonomi Wajo tahun 2025 berada di atas 7 persen, dan ini menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih baik,” ujarnya.

Di bawah kepemimpinan Andi Rosman bersama Wakil Bupati dr Baso Rahmanuddin, berbagai program prioritas terus digencarkan, termasuk penguatan sektor UMKM, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, serta peningkatan investasi daerah. Langkah ini dinilai efektif dalam mendorong ekspansi ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Jika melihat tren beberapa tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Wajo menunjukkan peningkatan signifikan. Pada 2022, pertumbuhan ekonomi tercatat 2,38 persen dan sempat menurun menjadi 1,43 persen pada 2023, yang menjadi salah satu angka terendah di Sulawesi Selatan saat itu.

Kondisi mulai membaik pada 2024 dengan pertumbuhan 4,17 persen di masa Penjabat Bupati Andi Batara Lipu. Kemudian pada 2025, di bawah kepemimpinan Andi Rosman, pertumbuhan ekonomi melonjak hingga 7,16 persen.

Angka tersebut menandakan struktur ekonomi Kabupaten Wajo berada dalam fase ekspansi yang kuat. Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk menjaga momentum positif ini melalui penguatan sektor produktif, peningkatan daya saing daerah, serta sinergi berkelanjutan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

 

Tim Redaksi

More From Author

Bupati Jeneponto Tegaskan Dukungan Penuh dalam Pemeriksaan Interim LKPD

Satu Tahun Daeng Manye–Hengky Yasin, Takalar Berbenah Menuju Ekonomi Digital

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *