Makassar – Pemerintah Kota Makassar terus melakukan penataan dan penguatan organisasi perangkat daerah melalui penempatan sejumlah pejabat pada jabatan strategis di berbagai instansi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan efektivitas kinerja birokrasi serta memperkuat kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Penataan tersebut mencakup pejabat struktural di sejumlah dinas teknis, badan, hingga unit pelaksana teknis (UPT) yang memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.
Di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Makassar, Andi Fitriani dipercaya menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat Dinas Kesehatan. Sementara itu, pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Deddy Yosep Orie menempati posisi Kepala Sub Bidang Perencanaan Kebijakan Umum Anggaran.
Pada sektor infrastruktur, beberapa pejabat ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar. Rahmi Indry Sam menjabat sebagai Kepala UPT Pengelolaan Air Limbah, sedangkan Daniel Dessi Arruanlumeme dipercaya sebagai Kepala UPT Perbengkelan dan Pengelolaan Alat Berat. Selain itu, Aisyiyah ditugaskan sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada UPT Pengelolaan Air Limbah.
Di bidang kebudayaan, Sri Wanti Mamonto diangkat sebagai Kepala UPT Museum pada Dinas Kebudayaan Kota Makassar, yang diharapkan mampu meningkatkan pengelolaan dan pelestarian aset budaya daerah.
Penguatan juga dilakukan pada sektor pengendalian penduduk dan keluarga berencana. Andi Nurul Salsabila Sultan Pawi memimpin UPT Pengendalian Program Keluarga Berencana Kecamatan Makassar, Monica Suparman di Kecamatan Manggala, serta Nurtina di Kecamatan Mamajang.
Pada sektor pendidikan, sejumlah pejabat ditempatkan untuk memperkuat manajemen dan pengelolaan sarana pendidikan. Lukman menjabat sebagai Kepala Seksi Manajemen Sekolah Dasar, sementara Paisal sebagai Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar. Di tingkat Sekolah Menengah Pertama, Linda Any Fitriani dipercaya sebagai Kepala Seksi Sarana dan Prasarana. Selain itu, Fatmawati menjabat sebagai Kepala Seksi Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal.
Di bidang transportasi, Yusuf Susandy Misman diangkat sebagai Kepala Seksi Pemeliharaan Perlengkapan Jalan pada Dinas Perhubungan Kota Makassar.
Sementara itu, di tingkat kewilayahan, penguatan aparatur juga dilakukan pada beberapa kecamatan. St. Ariani K menjabat sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Bontoala, M. Syarif sebagai Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Kecamatan Ujung Tanah, serta Hamka Darwis sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Sekretariat Kecamatan Mariso.
Penempatan pejabat ini diharapkan dapat meningkatkan koordinasi lintas sektor, mempercepat pelaksanaan program prioritas daerah, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal, transparan, dan akuntabel.
Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa rotasi dan penempatan jabatan merupakan bagian dari upaya pembinaan karier aparatur sipil negara sekaligus strategi untuk menghadirkan birokrasi yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Dengan struktur organisasi yang semakin solid, diharapkan pembangunan di Kota Makassar dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Tim Redaksi





