Operasi SAR Kecelakaan Pesawat di Sulsel Berlanjut, Tim Temukan Sembilan Pack Body Part

Sulawesi Selatan – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan hingga kini masih melanjutkan operasi pencarian dan pertolongan terhadap kecelakaan pesawat yang terjadi di wilayah Sulawesi Selatan. Berdasarkan pemantauan terbaru di lokasi kejadian, petugas melaporkan telah menemukan sembilan pack body part di area operasi pencarian.

 

“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menegaskan bahwa penggunaan istilah body part dalam laporan resmi SAR perlu dipahami secara tepat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

 

Menurut Syafii, istilah body part yang dilaporkan oleh tim di lapangan tidak semata-mata merujuk pada bagian tubuh korban, tetapi juga mencakup bagian dari pesawat yang ditemukan selama proses pencarian. “Total temuan yang berhasil dihimpun hingga saat ini sebanyak sembilan pack body part, yang terdiri dari bagian tubuh korban maupun bagian pesawat,” jelasnya.

 

Pernyataan tersebut disampaikan Mohammad Syafii usai penyerahan Black Box pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT kepada pihak terkait di Gedung Basarnas Sulawesi Selatan, Kamis (22/1/2026).

 

Selain penemuan tersebut, tim SAR gabungan juga masih terus melakukan upaya evakuasi terhadap enam korban yang lokasi keberadaannya telah diketahui. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi.

 

Syafii mengungkapkan, medan yang sulit dan kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan operasi SAR. Oleh karena itu, setiap langkah yang diambil harus melalui perhitungan matang agar tidak menimbulkan risiko tambahan bagi tim penyelamat.

 

“Seluruh temuan korban nantinya akan diserahkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

 

Basarnas juga menegaskan bahwa perkembangan terbaru terkait operasi SAR akan disampaikan kepada publik melalui pernyataan resmi. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi serta mempercayakan sepenuhnya proses pencarian dan evakuasi kepada tim SAR gabungan yang sedang bertugas.

 

Tim Redaksi

More From Author

Polres Soppeng Gelar RAT Primkoppol Tahun Buku 2025, Perkuat Transparansi dan Kesejahteraan Anggota

Parkir RS Pajonga Takalar Disorot Pengunjung, Dinilai Perlu Pembenahan Sistem

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *