Musrenbang Desa Mattirowalie Jadi Wadah Penentuan Arah Pembangunan 2027

Bone – Pemerintah Desa Mattirowalie, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, sukses melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa yang digelar di Balai Pertemuan Desa Mattirowalie, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi masyarakat dalam merumuskan dan menentukan arah pembangunan desa untuk tahun anggaran 2027 mendatang.

 

“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Musrenbang Desa tersebut dihadiri oleh Kasi Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat Desa (PPMD) Kecamatan Bengo, Abdul Hafid, bersama Tim Pelaksana Musrenbang Kecamatan. Kehadiran unsur kecamatan bertujuan untuk memastikan seluruh proses perencanaan pembangunan desa berjalan tertib, partisipatif, dan sejalan dengan kebijakan pembangunan di tingkat kabupaten hingga nasional.

 

Dalam sambutannya, Abdul Hafid menegaskan pentingnya transparansi serta keteraturan dalam setiap tahapan musyawarah. Ia berharap seluruh usulan yang disampaikan benar-benar bersumber dari kebutuhan riil masyarakat desa.

“Usulan yang lahir dari Musrenbang ini diharapkan murni berasal dari aspirasi masyarakat dan disesuaikan dengan prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2027,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Mattirowalie, Muliadi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam forum musyawarah tersebut. Menurutnya, Musrenbang merupakan ruang bersama untuk menyatukan gagasan demi kemajuan desa.

“Musrenbang ini adalah wadah kita bersama. Kami berharap seluruh usulan yang disampaikan dapat menjadi dasar pembangunan yang tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Mattirowalie,” ungkap Muliadi.

 

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang cukup tinggi. Peserta musyawarah secara bergiliran menyampaikan berbagai aspirasi dan masukan yang mencakup sejumlah sektor penting, di antaranya pembangunan infrastruktur desa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan layanan kesehatan, serta sektor pendidikan.

 

Menariknya, setiap usulan yang disampaikan langsung mendapat tanggapan dari Kepala Desa maupun tim pendamping dari pihak kecamatan. Dialog dua arah ini memungkinkan usulan warga tidak hanya dicatat, tetapi juga dikaji secara langsung dari sisi urgensi dan kesesuaiannya dengan perencanaan pembangunan daerah.

 

Di akhir kegiatan, forum Musrenbang Desa Mattirowalie berhasil merumuskan sejumlah kesepakatan penting, di antaranya penetapan Daftar Usulan Prioritas, penyusunan longlist atau daftar usulan panjang, serta pembentukan Tim Delegasi Desa yang akan membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat ke tingkat musrenbang selanjutnya.

 

Dengan terbentuknya tim delegasi tersebut, masyarakat Desa Mattirowalie berharap seluruh aspirasi yang telah disepakati bersama dapat diperjuangkan hingga ke tingkat kabupaten, sehingga mampu mendorong terwujudnya pembangunan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

 

Tim Redaksi

More From Author

Pelayanan Kesehatan Jemput Bola, Dokter Wanda Mursidin Bersama Mahasiswa FK UMI Hadir di Minasa Upa

Bupati Bone Tinjau Pengaspalan Tiga Ruas Jalan di Jeppe’E, Tekankan Kualitas dan Daya Tahan Infrastruktur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *