Bulukumba – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Evaluasi Kinerja Unit Sekretariat Kanwil Kemenag Sulsel Tahun 2025 yang berlangsung di kawasan Pantai Parangluhu, Kabupaten Bulukumba, Minggu (25/1/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah satuan kerja (satker) berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja sepanjang tahun 2025.
Evaluasi kinerja tersebut diikuti sebanyak 502 peserta yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Peserta terdiri atas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Madrasah, operator, pejabat humas, serta para kontributor berita di lingkungan Kemenag Sulsel.
Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas berbagai prestasi yang berhasil diraih Sulawesi Selatan di tingkat nasional. Salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus adalah keberhasilan mempertahankan nilai kinerja anggaran terbaik melalui Kemenag Kabupaten Kepulauan Selayar.
“Prestasi ini bukan sekadar angka atau peringkat, melainkan hasil dari kerja panjang yang dilakukan secara konsisten, kolaboratif, dan penuh keikhlasan,” ujar Ali Yafid.
Ia menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan kepada satker berprestasi telah melalui proses penilaian yang objektif dan terukur. Penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga mempertimbangkan kesungguhan, komitmen, serta tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.
Menurut Ali Yafid, kegiatan evaluasi kinerja ini menjadi momentum strategis untuk melakukan refleksi bersama, memperkuat koordinasi lintas unit, serta mendorong peningkatan kualitas tata kelola organisasi di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenag Sulsel berharap seluruh aparatur semakin termotivasi untuk meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta terus berinovasi dalam memberikan pelayanan keagamaan dan pendidikan yang berkualitas kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ali Yafid juga menyoroti capaian Kemenag Kabupaten Toraja Utara sebagai contoh praktik kepemimpinan yang efektif. Menurutnya, konsistensi arah kebijakan serta keteladanan pimpinan yang terlibat langsung dalam dinamika organisasi mampu melahirkan berbagai prestasi.
Ia menegaskan bahwa pengabdian di lingkungan Kementerian Agama tidak berhenti pada penyelesaian urusan administratif semata, melainkan menuntut komitmen moral untuk menjaga nilai, integritas, dan keikhlasan dalam setiap bentuk pelayanan.
“Yang kita jaga bukan hanya target dan laporan, tetapi juga niat dan nilai yang menjadi ruh pelayanan kepada umat,” tutupnya.
Tim Redaksi





