Got Tersumbat Picu Banjir, Warga Bonto Sunggu Bongkar Akses Jalan Sekolah Rakyat

Got Tersumbat Picu Banjir, Warga Bonto Sunggu Bongkar Akses Jalan akalar – Jendela Sulsel

Jumat, 6 Februari 2026 | 09.18 WITA

Warga Dusun Bonto Sunggu, Desa Parappunganta, Kecamatan Polong Bangkeng Utara, Kabupaten Takalar, melakukan pembongkaran sebagian jalan lorong yang menjadi akses menuju Sekolah Rakyat. Tindakan tersebut terpaksa dilakukan sebagai langkah darurat untuk memperbaiki saluran drainase (got) yang tersumbat dan kerap menyebabkan banjir.

Pantauan Jendela Sulsel di lokasi, saluran air yang tidak berfungsi optimal itu telah lama menjadi keluhan masyarakat. Setiap hujan turun, air meluap dan menggenangi rumah-rumah warga karena aliran tidak berjalan lancar.

Pembongkaran jalan dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat setelah dilakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Parappunganta, Kepala Dusun Bonto Sunggu Jufri Daeng Lawa, serta Pembina Wilayah, Sertu Muh. Soleh. Koordinasi tersebut dilakukan guna mencari solusi terbaik agar permasalahan banjir yang terus berulang dapat segera diatasi.

Upaya tersebut membuahkan hasil setelah adanya komunikasi dengan pihak perusahaan PT Nindya (Nindya Karya). Perusahaan tersebut menyatakan kesiapannya untuk membantu pendanaan material yang dibutuhkan dalam perbaikan saluran drainase.

Salah seorang warga mengungkapkan rasa syukurnya atas adanya perhatian dari pihak perusahaan dan aparat pembina wilayah.

“Alhamdulillah, akhirnya ada pihak yang peduli dengan kondisi kami. Terima kasih kepada PT Nindya dan juga Bapak Sertu Muh. Soleh yang telah memperjuangkan keluhan warga,” ujarnya.

Warga mengakui, permasalahan got tersumbat tersebut telah berlangsung cukup lama. Sejumlah upaya perbaikan secara swadaya pernah dilakukan, namun belum memberikan hasil maksimal karena keterbatasan alat dan biaya.

“Kami berharap setelah perbaikan ini, air tidak lagi meluap ke rumah warga sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan normal, terutama saat musim hujan,” kata warga lainnya.

Sementara itu, Sertu Muh. Soleh membenarkan adanya dukungan dari PT Nindya. Ia menegaskan akan terus mengawal proses perbaikan agar berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan dan mereka siap membantu. Kami akan memastikan perbaikan ini benar-benar menyelesaikan masalah yang dialami warga,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, warga masih melakukan pembersihan dan pembenahan saluran air secara gotong royong dengan harapan persoalan banjir tidak kembali terulang.

 

 

Sumber : Bahtiar

Jendela Sulsel | Takalar

Editor : Tim Redaksi

More From Author

Masuk Desil 6, KIS Warga Gowa Mendadak Nonaktif, Masyarakat Mengeluh

Sambil Mengabdi di RS Wahidin, Alifah Tenri Rayakan Syukur Lulus S2 Bersama Rekan Kerja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *