BONTONOMPO, GOWA— Semangat peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia masih terasa membara di Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa. Pada Selasa, 18 Agustus 2026, lomba gerak jalan tingkat kecamatan digelar meriah dan disambut antusiasme luar biasa oleh seluruh lapisan masyarakat.
Ini
Kegiatan ini dimulai Pukul 08:00 WITA dengan start di Lapangan Sepak Bola Bontolangkasa, kemudian peserta bergerak melewati rute yang telah ditentukan hingga finish di Lapangan Sepak Bola Bontocaradde, Kelurahan Tamallayang. Peserta lomba meliputi siswa tingkat SD, SMP, SMA, serta perwakilan dari pemerintah desa dan kelurahan se-Kecamatan Bontonompo.
Lomba gerak jalan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana untuk memupuk rasa kebersamaan dan menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda maupun masyarakat luas.
Sepanjang rute perlombaan, suasana terasa sangat hidup. Para penonton berbaris rapi di pinggir jalan, memadati sepanjang jalur lintasan untuk memberikan dukungan dan tepuk tangan meriah kepada para peserta. Petugas juga telah ditempatkan di titik-titik strategis untuk mengatur arus lalu lintas, sehingga rute lomba tetap lancar dan aman bagi semua pihak.
Emmy Daeng Puji, 42 tahun, salah satu warga yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya. “Kegiatan ini sangat baik. Selain untuk memeriahkan peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia, acara ini sudah menjadi event tahunan yang selalu dinanti oleh warga. Sudah menjadi hiburan tersendiri bagi kami, dan juga menjadi berkah tersendiri karena menjadi ladang rezeki bagi para pedagang camilan dan minuman di sepanjang jalan. Mudah-mudahan ke depannya acaranya semakin meriah lagi,” ujarnya dengan penuh semangat.
Semangat gotong royong dan kegembiraan yang terpancar dalam kegiatan ini membuktikan bahwa perayaan kemerdekaan di Bontonompo tidak hanya milik satu golongan saja, melainkan milik seluruh warga yang bersatu dalam kebersamaan. Semoga semangat nasionalisme ini terus terjaga dan menjadikan Bontonompo semakin maju dan sejahtera di masa mendatang.
(Laporan: Nur Akbar)
—





