Ribuan Warga PSHT Sulsel Padati KKJ Gowa, Momentum Halal Bi Halal Pererat Silaturahmi dan Solidaritas Organisasi

GOWA, JENDELA SULSEL — Halal Bi Halal Lintas Cabang Sulawesi Selatan bersama Wiro Anom berlangsung khidmat dan penuh kehangatan pada Minggu (26/4/2026) di Sekretariat Kerukunan Keluarga Jawa (KKJ) Gowa, Jl. Alternatif PDAM, Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.


Kegiatan ini diinisiasi oleh Perwakilan Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate Daerah Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Ketua Kangmas H. Soenardji dan Sekretaris Kangmas R. Purwanto, serta difasilitasi oleh Kerukunan Keluarga Jawa (KKJ) yang diketuai Bapak Sumadi bersama Wakil Ketua Bapak Sunardi.

Mengangkat tema “Saling Memaafkan Salah Satu Wujud Bersaudara”, kegiatan ini dihadiri sekitar 1.000 warga Persaudaraan Setia Hati Terate dari berbagai cabang di Sulawesi Selatan, di antaranya Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, Takalar, Gowa, Makassar, Maros, Pinrang, Palopo, dan Luwu Timur.

Narasumber kegiatan, Redy Rangga, ST menyampaikan bahwa Halal Bi Halal tidak sekadar tradisi tahunan, tetapi juga sarana memperkokoh persatuan dan menjaga harmoni di tengah keberagaman.

“Melalui momentum ini, kita memperkuat persaudaraan dan menjaga kekompakan antar anggota agar tetap solid dalam kebersamaan,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan, ditandai dengan saling berjabat tangan dan bermaafan antar anggota warga sebagai simbol mempererat ikatan batin.

Selain sebagai tradisi pasca Idulfitri, kegiatan ini juga menjadi wadah konsolidasi lintas cabang guna menyatukan visi serta memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program organisasi ke depan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar kebersamaan dan persaudaraan yang telah terjalin dapat terus terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Momentum besar ini menunjukkan bahwa nilai persaudaraan yang selama ini dijaga Persaudaraan Setia Hati Terate tidak hanya berhenti pada seremoni tahunan, tetapi juga menjadi fondasi kuat dalam membangun solidaritas sosial, menjaga persatuan lintas daerah, serta memperkuat kontribusi organisasi di tengah masyarakat Sulawesi Selatan.
Dengan kehadiran ribuan warga dari berbagai cabang, Halal Bi Halal ini menjadi simbol nyata bahwa semangat kebersamaan, persatuan, dan saling memaafkan tetap menjadi kekuatan utama dalam menjaga marwah organisasi sekaligus mempererat hubungan sosial antar sesama warga.

Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, kegiatan seperti ini dinilai penting sebagai ruang memperkuat nilai budaya, spiritualitas, dan persaudaraan agar tetap harmonis, solid, serta mampu memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.

 

Sumber: REDY RANGGA
Penulis: Tim Jendela Sulsel

More From Author

Status Tersangka Disoal, Tim FM-AMH Gugat Legalitas Penyidikan Kasus Tipu Gelap

Bupati Gowa Kian Disorot, PERJOSI Siapkan Ruang Klarifikasi Terbuka Tanpa Perantara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *