Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, secara resmi membuka kegiatan Trend Hijab Ramadan 2026 yang digelar di Hotel Claro Makassar, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang untuk mendorong kolaborasi antara pelaku UMKM, desainer, dan industri fashion muslim di Sulawesi Selatan.
Acara yang diselenggarakan oleh Artpro Exhibition ini menghadirkan berbagai pelaku industri kreatif, mulai dari desainer, pelaku UMKM, hingga lembaga pendukung ekonomi kreatif.
Dalam sambutannya, Jufri Rahman menyampaikan bahwa bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana yang istimewa bagi masyarakat. Selain sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat nilai spiritual, Ramadan juga mendorong berkembangnya berbagai aktivitas ekonomi kreatif.
Menurutnya, kegiatan seperti Trend Hijab Ramadan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor industri fashion muslim.
“Industri fashion muslim, termasuk hijab, telah menjadi bagian penting dari ekonomi kreatif yang mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi Artpro Exhibition yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan tersebut dan berharap momentum ini dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk memperluas jaringan bisnis serta mempromosikan produk-produk unggulan daerah.
Sementara itu, Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Sri Astuti Thamrin, yang membacakan sambutan Ketua Dekranasda Sulsel Naomie Octarina, menjelaskan bahwa kegiatan Trend Hijab Ramadan 2026 tidak hanya sekadar peragaan busana, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi desainer, pelaku UMKM, komunitas kreatif, serta berbagai lembaga pendukung seperti Bank Indonesia.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk para desainer muda dan pelaku UMKM yang terus menghadirkan karya-karya kreatif.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun Dekranas ke-46 serta Hari Kesatuan Gerak PKK yang rencananya akan diperingati pada Juli 2026 di Kota Makassar.
Dalam kegiatan tersebut juga digelar berbagai agenda menarik, di antaranya fashion show yang melibatkan Ketua Dekranasda dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan sebagai simbol kebersamaan sekaligus ajang promosi produk unggulan daerah.
Selain itu, kegiatan turut dirangkaikan dengan aksi sosial di bulan Ramadan, di mana sebagian hasil penjualan produk akan disalurkan untuk membantu korban bencana alam di Pulau Sumatera. Terdapat pula lelang produk pria dan wanita yang menampilkan karya para perajin Sulawesi Selatan.
Sri Astuti Thamrin menegaskan bahwa Dekranasda memiliki peran penting dalam memberdayakan para perajin, memperkuat ekonomi kreatif, serta menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.
Ia juga mengajak seluruh Ketua Dekranasda kabupaten/kota di Sulawesi Selatan untuk terus membina para perajin di daerah masing-masing agar mampu meningkatkan kualitas produk serta berinovasi.
Selain itu, ia mendorong para desainer muda untuk terus berkarya dengan memadukan kekayaan budaya lokal dan kreativitas modern agar mampu menghadirkan identitas baru bagi fashion muslim dari Sulawesi Selatan.
“Kepada para pelaku UMKM, manfaatkan berbagai dukungan yang tersedia, mulai dari akses pembiayaan, pelatihan hingga digitalisasi usaha. Dengan kerja keras dan kolaborasi, UMKM kita diharapkan dapat naik kelas dan semakin berdaya saing,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri CEO Artpro Exhibition Andi Yulham Malebbireng, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Wahyu Purnomo A, Ketua Dharma Wanita Persatuan sekaligus Wakil Ketua Harian Dekranasda Sulsel Melani Simon Jufri, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sulsel Andi Mirna, serta para ketua organisasi wanita Forkopimda Sulawesi Selatan.
Tim Redaksi





