Pagar Proyek Sekolah Rakyat di Takalar Roboh, Warga Soroti Kualitas Pembangunan

Takalar – Jendela Sulsel

Pagar proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Pa’rappunganta, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dilaporkan roboh pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 04.10 WITA setelah hujan dan angin melanda wilayah tersebut.

Pagar yang diperkirakan memiliki panjang hampir 30 meter itu ambruk dan menimbulkan perhatian serta kekhawatiran dari warga sekitar. Pasalnya, pagar tersebut diketahui baru beberapa hari selesai dikerjakan sebagai bagian dari proyek pembangunan fasilitas pendidikan di desa tersebut.

Sejumlah warga Desa Pa’rappunganta mempertanyakan kualitas pekerjaan proyek yang dikerjakan oleh pihak kontraktor, yakni PT Nindya Karya (Persero). Warga menilai peristiwa robohnya pagar dalam waktu singkat perlu menjadi perhatian serius.

“Baru beberapa hari selesai dikerjakan, tapi sudah roboh. Ini tentu membuat kami bertanya-tanya mengenai kualitas pekerjaannya,” ujar salah seorang warga setempat kepada jurnalis.

Menurut warga, proyek pembangunan sekolah seharusnya dilaksanakan dengan standar konstruksi yang baik, mengingat fasilitas tersebut nantinya akan digunakan oleh anak-anak sebagai tempat belajar.

“Kami hanya ingin pembangunan dilakukan dengan baik dan sesuai standar. Ini menyangkut keselamatan anak-anak yang akan menggunakan fasilitas sekolah tersebut,” kata warga lainnya.

Di lokasi kejadian, beberapa pekerja proyek yang ditemui menyebut robohnya pagar diduga dipicu oleh faktor cuaca, yakni angin kencang yang terjadi saat hujan. Meski demikian, sebagian warga menilai kejadian tersebut tetap perlu dilakukan evaluasi agar kualitas pembangunan dapat dipastikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor PT Nindya Karya (Persero) belum memberikan keterangan resmi terkait insiden robohnya pagar proyek tersebut.

Warga berharap pihak terkait, baik kontraktor maupun instansi yang bertanggung jawab terhadap proyek tersebut, dapat segera melakukan pengecekan di lapangan serta memperbaiki bagian yang rusak dengan standar konstruksi yang lebih baik.

“Kami berharap ada evaluasi dan perbaikan agar pembangunan sekolah ini benar-benar aman dan berkualitas,” ungkap salah satu warga.

Peristiwa ini pun menjadi sorotan masyarakat setempat yang berharap pembangunan fasilitas pendidikan di wilayah mereka dapat berjalan dengan baik, transparan, dan memperhatikan aspek keselamatan.

 

Penulis : Bahtiar

Editor : Tim Redaksi

More From Author

Pemkot Makassar dan DJP Perkuat Sinergi Pajak, Munafri Jadi Panutan Pelaporan SPT Lebih Awal

Satgas Saber Pangan Sulsel Perketat Pengawasan Harga & Mutu Pangan Jelang Ramadan 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *