KOTA MAKASSAR – Suasana duka mendalam menyelimuti seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar setelah meninggal dunia Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir, pada usia 59 tahun. Almarhum mengembuskan napas terakhir di Stroke Center RSKD Dadi, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, setelah menjalani perawatan intensif oleh tim medis.
Dalam prosesi pelepasan jenazah yang penuh kehormatan, pihak keluarga dan perwakilan Pemerintah Kota Makassar menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh rekan kerja, masyarakat, dan semua pihak yang pernah berinteraksi dengan almarhum selama hidupnya.
“Dengan penuh keikhlasan dan kerendahan hati, atas nama Pemerintah Kota Makassar dan keluarga besar almarhum, kami dengan tulus memohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya jika selama ini terdapat sikap maupun perkataan yang kurang berkenan,” ungkap perwakilan pemerintah dalam sambutan yang penuh haru.
Prosesi penghormatan terakhir kepada almarhum turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifly Nanda, serta seluruh jajaran asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, camat, dan lurah se-Kota Makassar. Kehadiran para pejabat dan seluruh elemen pemerintah mencerminkan rasa kehilangan yang mendalam atas sosok almarhum yang selama ini dikenal sebagai pilar penting dalam menjalankan roda pemerintahan Kota Makassar.
Setelah upacara pelepasan yang dilaksanakan di rumah duka berlokasi di Jalan Andi Mangerangi pada pukul 15.10 WITA, jenazah almarhum kemudian diberangkatkan menuju Masjid Raya Makassar untuk prosesi shalat jenazah yang dilaksanakan pada pukul 15.55 WITA. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa yang penuh keikhlasan mengiringi langkah-langkah terakhir menjelang kepergian almarhum.
Setelah shalat jenazah selesai, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Taman Pemakaman Umum (TPU) Panaikang di Kecamatan Panakkukang sebagai tempat peristirahatan terakhir. Proses pemakaman dilaksanakan dengan khidmat pada pukul 16.30 WITA, diiringi doa dan harapan agar almarhum ditempatkan di sisi yang terbaik oleh Allah SWT.
Kepergian Andi Muhammad Yasir meninggalkan bekas duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok yang penuh dedikasi dalam pengabdiannya bagi kemajuan Kota Makassar dan Provinsi Sulawesi Selatan.
Tim Redaksi Jendela Sulsel





