Bupati Maros Tinjau Langsung Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 2 Maros

Maros, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat mulai memberikan dampak nyata bagi para pelajar di Kabupaten Maros. Hal tersebut terlihat saat Bupati Maros, Andi Syafril Chaidir Syam, meninjau langsung pelaksanaan pembagian MBG di SMP Negeri 2 Maros, Jumat (30/1/2026).

 

Kehadiran Bupati Maros disambut antusias oleh para siswa yang sejak pagi telah menunggu pembagian makanan bergizi. Dalam kesempatan tersebut, Chaidir Syam menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terhadap pemenuhan gizi anak-anak sekolah melalui program MBG.

 

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa melihat langsung anak-anak menikmati makan bergizi gratis. Ini merupakan bentuk perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto terhadap generasi masa depan bangsa. Program ini sangat membantu, terutama bagi siswa,” ujar Chaidir Syam.

 

Menurutnya, kecukupan gizi memiliki peran penting dalam menunjang konsentrasi belajar serta tumbuh kembang anak. Ia juga menambahkan, khusus pada hari Jumat, sebagian siswa diperbolehkan membawa pulang makanan untuk dikonsumsi keesokan harinya.

 

Antusiasme siswa terhadap program ini tampak jelas. Salah satunya diungkapkan oleh Mariza Edainat, siswi kelas 8J SMP Negeri 2 Maros. Ia mengaku sangat senang dengan adanya program Makan Bergizi Gratis.

 

“Tentu sangat bahagia karena banyak manfaatnya. Kita jadi tidak perlu jajan lagi dan bisa lebih fokus belajar,” ujar Mariza dengan penuh semangat.

 

Selain manfaatnya, menu makanan yang disajikan juga mendapat perhatian positif dari para siswa. Mariza menyebutkan bahwa menu MBG yang diterimanya cukup bervariasi dan lezat.

 

“Hari ini ada chicken katsu, tahu, daun goreng, sambal matah, buncis, dan buah juga. Menunya ganti-ganti, enak,” katanya sambil menunjukkan isi kotak makan.

 

Sementara itu, Pelaksana Tugas Harian Kepala SMP Negeri 2 Maros, Rosmawati, menuturkan bahwa pelaksanaan program MBG di sekolahnya berjalan lancar sejak pertama kali diterapkan pada September 2025. Ia menjelaskan bahwa makanan biasanya tiba di sekolah pada pagi hari.

 

“MBG biasanya datang sekitar pukul sembilan pagi. Kami harapkan sebelum jam sepuluh, siswa sudah mengonsumsi makanan tersebut agar energi mereka cukup untuk mengikuti kegiatan belajar,” ungkapnya.

 

Rosmawati menambahkan, jumlah makanan yang diterima selalu sesuai dengan kebutuhan siswa. Pihak sekolah juga secara aktif meminta masukan dari siswa terkait menu yang disajikan.

 

“Banyak siswa yang sangat senang. Bahkan, jika ada temannya yang tidak hadir, mereka meminta jatahnya. Itu tetap kami berikan,” katanya.

 

Ia menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program makan gratis, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan anak-anak. Pihak sekolah berharap program ini dapat terus berlanjut dan ditingkatkan, baik dari segi variasi menu maupun kualitasnya.

 

Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Maros menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing, dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar berupa asupan gizi yang cukup dan berkualitas.

 

 

Sumber: Humas Pemerintah Kabupaten Maros

Editor : Tim Redaksi

More From Author

Wali Kota Makassar Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi Lewat Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026

Rakernas PSI Makassar Ditutup Penjaketan Tujuh Tokoh Nasional dan Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *