GOWA, – Koalisi Gerakan INAKOR bersama Forum Gerakan Transparansi Anggaran (FORGATA) kembali menyuarakan keprihatinan publik atas dugaan penyimpangan pengelolaan dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Melalui seruan aksi terbuka, Koalisi INAKOR–FORGATA mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan korupsi dana JKN yang diduga terjadi di RSUD Syekh Yusuf Gowa serta JKN Puskesmas Bontonompo II.
Aksi unjuk rasa tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 27 Januari 2026, di Kantor Kejaksaan Negeri Gowa, mulai pukul 13.00 WITA hingga selesai. Aksi ini disebut sebagai bentuk kontrol sosial masyarakat terhadap penegakan hukum dan tata kelola keuangan negara, khususnya di sektor pelayanan kesehatan.
Koalisi INAKOR–FORGATA menilai dana JKN yang bersumber dari keuangan negara dan iuran masyarakat wajib dikelola secara transparan, akuntabel, serta digunakan sepenuhnya untuk kepentingan pelayanan kesehatan publik. Dugaan penyimpangan dana JKN dinilai sebagai pelanggaran serius yang berdampak langsung pada kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Dalam tuntutannya, koalisi mendesak Kejaksaan Negeri Gowa agar segera mengusut dugaan korupsi dana JKN di RSUD Syekh Yusuf dan Puskesmas Bontonompo II secara profesional dan objektif, tanpa tebang pilih.
Selain itu, mereka juga meminta Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan serta Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk melakukan supervisi, bahkan mengambil alih penanganan perkara jika diperlukan, guna memastikan proses hukum berjalan transparan dan bebas dari intervensi.
Koalisi INAKOR–FORGATA menegaskan pentingnya keterbukaan informasi kepada publik dalam setiap tahapan penanganan perkara, mulai dari penyelidikan hingga penuntutan. Mereka menilai publik berhak mengetahui perkembangan kasus yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.
“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas dan mendesak aparat penegak hukum menindak tegas seluruh pihak yang terbukti terlibat, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Ketua INAKOR Gowa, Asywar S. ST., SH.
Aksi tersebut diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kebijakan agar pengelolaan dana publik, khususnya di sektor kesehatan, dilakukan secara bersih, bertanggung jawab, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Sumber: Ketua INAKOR Gowa (Asywar S. ST., SH), MJ@, 19
Editor : Tim Redaksi





