Basarnas Serahkan Black Box Pesawat ATR 42-500 ke KNKT, Operasi SAR Masuki Hari Keenam

Pangkep – Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsdya TNI Mohammad Syafii, secara resmi menyerahkan perangkat perekam penerbangan atau black box pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Penyerahan tersebut dilakukan untuk mendukung proses investigasi kecelakaan pesawat yang terjadi di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

 

Penyerahan black box ini dilakukan setelah tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi perangkat tersebut dari lokasi kecelakaan yang dikenal memiliki medan sangat ekstrem dan sulit dijangkau. Mohammad Syafii menyampaikan bahwa operasi pencarian dan pertolongan yang sedang berlangsung kini telah memasuki hari keenam sejak kecelakaan terjadi.

 

“Operasi SAR yang kita laksanakan memprioritaskan pencarian dan evakuasi seluruh korban pesawat ATR 42-500. Sesuai ketentuan, operasi SAR akan kami evaluasi pada hari ketujuh, dan keputusan terkait perpanjangan operasi akan kami sampaikan setelah dilakukan evaluasi menyeluruh,” ujar Syafii kepada awak media, Kamis (22/1/2026).

 

Dalam kesempatan tersebut, Syafii menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, potensi SAR, relawan, hingga masyarakat setempat yang turut memberikan dukungan di lapangan. Ia secara khusus mengapresiasi keterlibatan langsung Pangdam XIV/Hasanuddin beserta jajaran TNI Angkatan Darat yang turun langsung membantu proses evakuasi di medan yang berat.

 

Dengan ditemukannya black box, Syafii berharap proses investigasi yang dilakukan oleh KNKT dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan komprehensif sehingga penyebab kecelakaan dapat segera diketahui.

 

“Penemuan black box ini diharapkan dapat membantu KNKT dalam melakukan asesmen dan evaluasi guna mengungkap penyebab kecelakaan yang sama-sama tidak kita harapkan,” katanya.

 

Selain black box, tim SAR gabungan juga berhasil menemukan sejumlah bagian badan pesawat serta beberapa bagian tubuh korban. Seluruh temuan tersebut kemudian dievakuasi untuk proses lebih lanjut. Khusus untuk identifikasi korban, Basarnas menyerahkan kewenangan sepenuhnya kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri, yang bertugas menetapkan identitas para korban secara resmi.

 

Sementara itu, Kepala KNKT, Dr. Ir. Soerjanto Tjahjono, menjelaskan bahwa tugas utama KNKT adalah melakukan investigasi kecelakaan transportasi guna menemukan penyebab kejadian serta merumuskan rekomendasi keselamatan agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.

 

Ia menerangkan bahwa black box pesawat terdiri dari dua perangkat utama, yakni Cockpit Voice Recorder (CVR) yang merekam seluruh percakapan dan suara di dalam kokpit, serta Flight Data Recorder (FDR) yang menyimpan sekitar 88 parameter penerbangan, termasuk ketinggian, kecepatan, arah, dan berbagai data teknis lainnya.

 

“Kedua perangkat ini sangat penting untuk mengetahui secara tepat apa yang terjadi sebelum kecelakaan. Dari hasil analisis black box, kami akan menyusun laporan investigasi serta rekomendasi keselamatan penerbangan,” jelas Soerjanto.

 

Ia menambahkan, meskipun lokasi penemuan black box berada di medan yang sangat ekstrem, tim SAR berhasil menemukan dan mengevakuasi kedua perangkat tersebut sebelum operasi SAR dinyatakan berakhir. Atas capaian tersebut, KNKT menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tim SAR atas dedikasi dan kerja keras mereka di lapangan.

 

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Wakil Menteri Perhubungan Suntana. Ia menyatakan kebanggaan pemerintah atas sinergi dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan ini. Suntana juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan agar seluruh korban dapat segera ditemukan dan proses pencarian berjalan lancar hingga tuntas.

 

Tim Redaksi

More From Author

Medan Ekstrem Tak Surutkan Misi Kemanusiaan, Enam Korban Pesawat ATR Ditemukan di Pangkep

Kabar Duka dari Pangkep, Dua Pramugari Pesawat ATR 42-500 Ditemukan Meninggal Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *